Rabu, 02 Desember 2015

Penerapan Teori Strukturasi Pada Perusahaan

Penerapan Teori Strukturasi Pada Perusahaan

Selamat Pagi Teman-teman Netizen
            Sudah lama saya tidak memposting pada blog ini. pada kesempatan ini saya akan berbagi ilmu sedikit mengenai teori komunikasi khusunya di bidang teori strukturasi. Setiap orang sebenarnya bisa menyusun teori komunikasi dengan baik dan benar akan tetapi ada perbedaan dimana ketika orang awam menyusun teori komunikasi teori komunikasi yang dihasilkan oleh para ahli komunikasi. Orang awam akan menyusun teori berdasarkan perkiraan dan yang dialami mereka dalam kehidupan sehari-hari. Berbeda dengan para ahli komunikasi yang menyusun teorinya berdasarkan pengamatan yang disusun secara sistematis.
Sehingga dari pengertian diatas dapat menyimpulkan bahwa teori komunikasi adalah sebuah sistem atau konsep atau ide yang digunakan untuk mempermudah kita dalam berkomunikasi.
Salah satu contohnya adalah teori organisasi yang mempunyai Struktur, Bentuk, dan Fungsi Organisasi. Organisasi memiliki peran sangat penting dalam kehidupan manusia, dan mungkin tidak banyak dari kita yang menyadari betapa dominan peran organisasi dalam kehidupan kita.
Sebagaimana dikemukakan Amatai Etzioni (1964): kita lahirkan di organisasi, menerima pendidikan di organisasi, kebanyakan dari kita menghabiskan waktu bekerja untuk organisasi, dan kita menghabiskan banyak waktu untuk berbagai aktifitas seperti bersantai, bermain, dan berdoa. Hampir Semua kegiatan itu dilakukan di organisasi.
            Pada kesempatan ini saya akan mengkaji bagaimaana tingkat struktur perusahaan PT. ACE HARDWARE INDONESIA tbk berdasarkan Teori Strukturasi? Giddens menyatakan bahwa Strukturasi merupakan proses yang mana konsekuensi tindakan yang tidak sengaja (unintended consequences of action) menciptakan norma, aturan, peran, atau struktur social lainnya yang akan menghambat atau memengaruhi tindakan dimasa depan. Dalam teori strukturasi, Giddens juga menjelaskan mengenai tingkat kesadaran dimana tingkat kesadaran disini berpengaruh terhadapa perilaku sosial yang berkaitan dengan agen dan struktur. Tingkat kesadaran yang dimaksud yakni, tingkat kesadaran pada tahap praktis, diskursif dan motif.
Pada kesadaran praktis individu atau aktor melakukan tindakan tanpa melalui pemikiran terlebih dahulu, dimana dalam aktor sudah terbentuk perilaku yang seharusnya ia lakukan untuk menghadapi gejala sosial. Kesadaran diskursif merupakan tingkat kesadaran dimana aktor dalam melakukan tindakan sosial didahului oleh pemikiran apa yang akan dilakukan, sehingga aktor memerlukan waktu untuk melukiskan tindakan tersebut dengan kata-kata.
Sedangkan kesadaran motif atau tidak sadar merupakan tidak adanya respon dari aktor terhadap gejala sosial yang ada. Pada penjelasan mengenai tingkat kesadaran ini yang menjadi lebih penting ialah kesadaran praktis, pada kesadaran praktis dari individu ini struktur dapat tercipta dalam masyarakat; sebagai contoh, ketika sesorang melihat ada orang yang terluka parah di pinggir jalan, orang tersebut tidak berfikir dua kali untuk menolongnya. Pada tingkat kesadaran praktis menjadi penting dalam strukturasi karena teori strukturasi itu sendiri lebih menekankan pada tindakan bukan pada rangkaiaan kata-kata yang ada pada tingkat kesadaran diskursif.
Berdasarkan data diatas bahwa dapat kita analisa keberadaan ACE Hardware sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan rumah tangganya dan memiliki struktur organisasi yang kuat dipadu dengan komunikasi yang baik dan terjaminnya barang sehingga bisa membuat puas kepada customer mereka.
Dalam hal tersebut juga terdapat unsur internal di dalam ACE yang mempunyai Strukturasi dari kepempinan paling tinggi yakni Store Manager kemudian duty manager untuk menjadi wakil dalam toko setiap ACE yang ada di Indonesia. Sementara itu , Dikota Palembang sendiri memiliki 2 toko ACE Hardware yang berada di Palembang Indah Mall lantai Ground Floor yang sudah berdiri Sejak tahun 2008 dan disusul oleh ACE Hardware Palembang Square lantai 4 yang berdiri pada tahun 2013.
ACE berusaha untuk menjadi pemimpin dalam konsep "Do-It-Yourself" (kerjakan secara mandiri), yang berarti, kami tak hanya menyediakan produk, namun juga pengetahuan yang diperlukan dalam memasang, mengoperasikan, serta memelihara produk tersebut dengan tepat - agar didapat nilai manfaat maksimal. Harapan kami, dengan bantuan ACE, semua orang dapat menjadi ahli.
            Jadi Struktur ACE Hardware adalah Perusahaan yang memiliki Tingkat Organisasi yang tersusun sistemastis dan mempunyai peran dan fungsi tanggung jawab masing-masing dalam membangun perusahaan dan mempunyai organisasi yang kokoh untuk membangun 111 toko yang berada pada wilayah Indonesia. Struktur Ritel ACE Hardware  ini pada akhinya dapat dilihat sebagai sifat atau contoh yang sukses dalam membangun sturktur organisasi yang dapat ditiru bangsa Indonesia dalam membangun Perusahaan serupa dan membuat lapangan pekerjaan untuk masyarakat Indonesia

Ok Sekian dulu ya ilmu yang bisa saya share

Terima Kasih